Asam Garam Kehidupan: Syukuri nikmat.

Nuffnang

Pages

4 Feb 2016

Syukuri nikmat.

Pernahkah kita bersyukur kerana mata kita masih dapat melihat? Selalunya kita lupa bersyukur, rasa biasa saja. Tahukah kita betapa besar nikmat penglihatan yang diberikan Allah kepada kita ini? Kita baru tahu nikmatnya apabila Allah butakan mata kita. Ketika itu baru kita tersedar.

" Alangkah baiknya kalau aku masih boleh melihat, betapa nikmatnya dulu aku dapat memandang, sehingga aku lupa bersyukur, aku tengok semua benda maksiat, aku menyesal.."

Menyesal pun dah tak berguna..

Gigi yang kita gunakan untuk mengunyah makanan ini, pernahkan kita bersyukur? Kita baru merasakan betapa besarnya nikmat gigi, ketika gigi yang kita gunakan setiap hari untuk mengunyah itu sudah tidak ada lagi, rompong semuanya. Bagaimana kita hendak mengunyah makanan kegemaran kita sedangkan gigi kita sudah habis. Waktu itu barulah kita berkata..." Kalau ada gigi, alangkah nikmatnya.."

Kita naik kereta, pernahkah kita bersyukur? Kita akan mengetahui betapa besar nikmat naik kereta sendiri apabila kita terpaksa naik bas atau menunggu teksi sekian lama..

Begitulah juga dengan nyawa yang Allah pinjamkan ini, pernahkah kita bersyukur? Berapakah harga nyawa kita sekali tarikan nafas? Udara yang Allah benarkan kita sedut setiap saat ini pernahkah kita sedar nilainya? Itu pun percuma saja Allah berikan, kita cuma diminta mensyukurinya saja, tapi adakah kita pernah bersyukur, .." Oo, hidup lagi aku pagi ni ya Allah, syukur.."

Kita hanya akan tau betapa nikmat kita dapat bernafas bila kita terbaring di tengah rumah...nafas kita turun naik dengan sesak dan payahnya , barulah kita tahu,  " Matilah aku kali ni.." Mulut tidak dapat berkata-kata lagi, lidah telah kelu, waktu itu hati kecil kita berbicara... " Tuhan, berilah aku kesempatan untuk bernafas sekali saja lagi, sekali saja lagi, bukan setahun, ambillah semua hartaku sebagai tukarannya ya Allah.."

Bolehkah begitu?
Begitulah besarnya harga nafas kita ini. Itulah yang setiap hari kita buang merata-rata tempat..kedai kopi, taman bunga, panggung wayang, tepi pantai, shopping komplek...sia-sia saja. Allah memperingatkan kepada kita yang mensia-siakan usia...

" Maka adakah patut kamu menyangka bahawa Kami hanya menciptakan kamu ( dari tiada kepada ada ) sahaja dengan tiada sebarang hikmah pada ciptaan itu? Dan kamu ( menyangka pula ) tidak akan dikembalikan kepada Kami?"
                        Al Mukminun ayat 115.

Mengapa Allah memberi ingat tentang mati ini? Supaya kita jangan menyesal apabila kita mati kelak.

8 comments:

  1. Senam pernafasan itu untuk kita dengar pernafasan dan bersyukur dengan ambil endah untuk fokus kepada nafas keluar dan masuk :) bila sunyi terdengar dengupan jantung sendiri...kuasaNya i dont know much but i know i love YOU...kadang terdengar lagu pun teringat kepada Allah.

    ReplyDelete
  2. sungguh..kak Nor..sungguh mengingat mati tu penyelesaian kepada semua masalah duniawi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita mmg dianjurkan mengingati mati selalu..

      Delete
  3. n3 terbaik..subhanallah..jadilah dari kalangan mrk yg bersyukur.

    ReplyDelete
  4. Moga kita semua di bawah lindunganNYA.

    ReplyDelete

Asam Garam Kehidupan Copyright © 2016. Designed by MaiGraphicDesign